Berita
SMAN 3 Pariaman Resmi Meluncurkan Ekstrakurikuler Silat Tradisi
Tanggal : 02/03/2026, 10:24:25, dibaca 24 kali.
PARIAMAN, 24 Januari 2026 — SMA Negeri 3 Pariaman secara resmi meluncurkan Ekstrakurikuler Silat Tradisi sebagai program wajib bagi seluruh siswa. Peluncuran ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Wakil Gubernur yang diturunkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat yang mewajibkan Silat Tradisi masuk sebagai kurikulum pendamping di tingkat SMA/SMK se-Provinsi Sumatera Barat, sekaligus menjadi wujud komitmen sekolah dalam melestarikan budaya Minangkabau melalui jalur pendidikan formal.
Kegiatan launching Silat Tradisi di SMAN 3 Pariaman dilaksanakan secara serentak dengan peresmian Silat Tradisi di Kantor Gubernur Sumatera Barat yang diikuti oleh berbagai instansi pendidikan. Acara ini berlangsung di lingkungan SMAN 3 Pariaman yang berlokasi di Sikabu, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatera Barat, dan dihadiri oleh seluruh warga sekolah.
Rangkaian kegiatan dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara, Flora Aulia Arfiyanti, yang menandai dimulainya seluruh prosesi launching. Setelah itu, para pesilat yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Silat Tradisi SMAN 3 Pariaman memasuki lapangan secara beriringan dengan diiringi oleh pegandang tasa. Iringan musik tradisional tersebut menghadirkan suasana sakral sekaligus membangkitkan semangat kebudayaan Minangkabau di lingkungan sekolah.
Usai prosesi masuk, para anggota ekstrakurikuler memperagakan berbagai gerakan dasar silat tradisi sebagai bentuk pengenalan kepada seluruh hadirin. Penampilan kemudian dilanjutkan dengan atraksi khusus dari dua perwakilan siswa putra, yang menunjukkan ketangkasan dan kekuatan dalam seni bela diri tradisional, serta dua perwakilan siswa putri yang menampilkan gerakan silat dengan keluwesan dan ketepatan teknik. Setiap penampilan mendapat perhatian dan apresiasi dari warga sekolah yang menyaksikan kegiatan tersebut.
Setelah rangkaian peragaan silat, acara dilanjutkan dengan pembacaan sari tilawan oleh Niko Fernando, yang menciptakan suasana khidmat serta menegaskan nilai-nilai religius yang sejalan dengan filosofi Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kegiatan kemudian berlanjut pada sambutan Kepala SMA Negeri 3 Pariaman, Ibu Desi Susanti, S.Pd., M.M., yang sekaligus meresmikan Ekstrakurikuler Silat Tradisi.
Dalam sambutannya, Ibu Desi Susanti menyampaikan bahwa Ekstrakurikuler Silat Tradisi sejatinya telah berjalan sejak tahun sebelumnya di SMAN 3 Pariaman. Dengan ditetapkannya sebagai ekstrakurikuler wajib, sekolah berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat pembentukan karakter siswa. Menurut beliau, silat tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai sarana penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, serta pembentukan mental dan jati diri generasi muda Minangkabau.
“Dengan dijadikannya Silat Tradisi sebagai ekstrakurikuler wajib, kita berharap siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, beretika, dan berakar pada budaya Minangkabau,” ujar Ibu Desi Susanti.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh anggota Ekstrakurikuler Silat Tradisi kembali memperagakan silat secara bersama-sama sebagai simbol kebersamaan dan kesiapan menjalankan program secara berkelanjutan. Acara kemudian ditutup secara resmi oleh pembawa acara dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi launching Ekstrakurikuler Silek Tradisi SMAN 3 Pariaman.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 3 Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah daerah dalam memajukan kebudayaan Minangkabau melalui dunia pendidikan, sekaligus mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mencintai warisan budaya daerahnya.
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas
Total Hits
Hari ini
Member Online 
